Jakarta (17/6) – PT Intiland Development Tbk mengumumkan akan meluncurkan jaringan hotel baru yang modern dan nyaman bernama “Whiz Hotel. Jaringan hotel ini membidik segmen pasar domestik, khususnya kalangan eksekutif muda yang kerap bepergian. Hotel ini menawarkan kombinasi yang sempurna dari sisi kenyamanan, lokasi strategis, lingkungan yang bersih dan terawat dengan reasonable price.
Intiland melihat bisnis jaringan hotel ini akan menjadi mesin bisnis Perseroan dalam jangka panjang. Perseroan menargetkan akan mendirikan hingga 60 Whiz Hotels dalam lima tahun ke depan dan menjadi jaringan hotel terkemuka.
Presiden Direktur dan Chief Executive Officer Intiland Lennard Ho mengatakan Intiland akan masuk ke pasar yang memiliki peluang sangat besar ini. “Kami melihat peluangnya sangat menarik karena memberikan potensi keuntungan yang tinggi dengan resiko yang relatif rendah,” ujarnya.
Lennard percaya potensi bisnis jaringan hotel sangat besar karena kondisi sosial ekonomi masyarakat yang kian membaik. Gejala ini bisa dilihat dari pertumbuhan jumlah penumpang untuk penerbangan domestik maupun jumlah pemilik kendaraan pribadi di Indonesia yang tumbuh dengan pesat.
Lennard optimis bahwa di tengah ketidakpastian ekonomi global, bisnis ini akan berkembang dengan baik karena ditopang oleh perekonomian domestik Indonesia yang ulet. “Di samping itu, di saat-saat yang penuh tantangan seperti sekarang, Whiz Hotel akan memungkinkan perusahaan, para pengusaha dan customer mengatur keuangan dengan lebih baik tanpa menghilangkan faktor-faktor mendasar mengenai kualitas hotel.”
Whiz Hotel mengidentifikasikan target konsumennya sebagai para smart traveler. Kelompok konsumen ini adalah para eksekutif lokal yang kerapbepergian dan memahami secara baik apa yang diinginkan dan dibutuhkan selama tinggal di hotel. “Mereka adalah konsumen yang sadar akan kualitas dan hal-hal yang penting, dan tak ingin mengeluarkan uang untuk hal-hal yang tidak terlalu penting,” kata Lennard.
Moedjianto Soesilo Tjahjono, Presiden Direktur dan Chief Executive Officer PT Intiwhiz International, anak usaha Intiland yang menangani pengelolaan jaringan Whiz Hotel

 menambahkan bahwa kesibukan yang tinggi membuat smart traveler lebih berhati-hati dalam memilih hotel yang berkualitas dengan pelayanan yang baik. Oleh sebab itu, customer kami akan memperoleh kualitas kamar dan kenyamanan yang bernilai tinggi,” ungkap Moedjianto.
Proyek pertama jaringan Whiz Hotel berada di lokasi strategis, di dekat Jl Malioboro, Daerah Istimewa Yogyakarta. Ground-breakingsudah dilakukan pada 4 Juni 2009. Hotel ini akan memiliki 103 kamar yang terdiri atas tipe single dan standard room. Setiap kamar dilengkapi berbagai perlengkapan yang modern, seperti AC, matras berkualitas, akses internet nirkabel, dan LCD TV dengan tarif mulai Rp290.000 per malam. “Kami menargetkan Whiz Hotel di Yogya beroperasi pada Juni 2010,” kata Moedjianto optimistik.
Whiz Hotel kedua rencananya akan dibangun di Semarang. Hotel ini memiliki 150 kamar dengan fasilitas yang relatif sama dengan Whiz Yogya. Whiz Hotel kini juga tengah menjajaki potensi pengembangan di berbagai kota besar di Indonesia, antara lain Jakarta, Surabaya, Medan, Bandung, Malang, Manado, Balikpapan, dan Bali. Peluang pengembangan hotel tersebut dapat dilakukan melalui skema kerjasama strategis dengan pemilik tanah, build-operate-transfer (BOT), maupun sebagai manajemen operator.
Ekspansi yang dilakukan oleh Whiz Hotel ini sesuai dengan strategi Intiland untuk berbagi kesuksesan melalui upaya kerjasama dengan para investor. Strategi ini akan membuat perusahaan mampu meningkatkan keahlian dalam menangani proyek skala besar tanpa membebani neraca keuangan terlalu berat.
Untuk mengelola jaringan hotel ini, Intiland mendirikan anak usaha baru yang mengoperasikan dan memiliki seluruh aset jaringan Whiz Hotel. Divisi khusus untuk pengelolaan hotel bernama Intiwhiz International juga dipersiapkan untuk mengelola semua hotel di bawah bendera Whiz.
Intiland memiliki tim manajemen berrpengalaman yang berdedikasi secara penuh untuk mengoptimalkan potensi pengembangan Whiz Hotel.
Moedjianto mengungkapkan pihaknya sedang mengeksplorasi sejumlah peluang baru bersama beberapa investor potensial yang memungkinkan jaringan Whiz Hotel tumbuh dengan cepat secara signifikan. “Kami punya tujuan yang sangat jelas. Dari awal kami sudah membangun tim yang kuat dan fokus 100% untuk mengembangkan bisnis ini dengan tujuan melakukan IPO (Initial Public Offering), go public pada saat kami sudah memiliki skala bisnis dan rekam jejak yang cukup, ” ujarnya lebih lanjut.